Selasa, 09 Desember 2014

Something

Author: Ozaa

Main Cats: Bae Suzy and Kim Myungsoo

Other Cast: Krystal, Minhyuk, Minah

Genre: Married Life, romance and comedy

PG: 15+
...
Part 1
...
Sinar pagi menerangi dunia ini, membuat semua orang beraktifitas seperti biasanya tapi tidak untuk seorang yeoja yang masih berbalut dengan teman-teman nya setiap malam yaitu bantal, guling dan selimut.
Semua orang mengakui kecantikan wajah cantik yeoja itu, bahkan ketika ia tertidur bisa mengalah kan kedamaian muka seorang bidadari atau pun malaikat cantik lain nya, dan itu yang selau membuat myungsoo nyaman dengan yeoja itu setiap saat dan setiap menit dia ingin selalu memandang wajah gadis itu.
“Kim Soo Ji ireona” ia usap pipi chubby itu dan mencium setiap jengkal wajah bidadari nya itu, bahkan sejak hari pernikahan nya hingga sekarang pun ia tak pernah menyentuh suzy jika ia tertidur karna jika tertidur suzy tidak akan kabur dari pelukan nya atau pun meminta melepaskan pelukan dari nya.
Walau ia pernah melihat bentuk tubuh suzy, ahh… bukan pernah lagi tapi setiap suzy pulang malam dan letih ia akan berjalan sembari melepaskan pakaian nya dan membuang nya tak tau arah lalu langsung tertidur di kasur hanya menggunakan pakaian dalam saja, itu hal kebiasan buruk suzy.
Myungsoo takut jika suzy berada di rumah orang lain dan tidak bersama dirinya, kebiasan buruk itu akan terulang. itu sangat berbahaya, ia tak akan rela jika yeoja nya disentuh oleh namja lain dan mengambil hak yang sudah SEHARUSNYA MENJADI MILIK NYA.
“Nnngh” desahan itu terlontar dari mulut suzy, dan itu akibat perbuatan myungsoo yang selalu menciumi leher putih jenjang milik suzy ketika tertidur
Ayolahh… myungsoo masih laki-laki yang normal mempunyai hasrat dan nafsu yang tinggi. Wajar saja ia selalu mencumbu leher jenjang Suzy yang masih belum tersadar dari dalam mimpi nya itu.
Perlahan myungsoo, memasukan badan nya dalam selimut, dan tidur tepat di samping suzy di peluk nya erat pinggang yeoja nya itu dan sesekali mencumbu setiap jengkal leher yeoja nya itu.
Myungsoo POV
Aku menyukainya, dan sekarang ia milik ku hanya untuk ku dan tak akan ada yang bisa menyentuh nya dari ku, dan tujuan hidup ku sekarang hidup bersama nya dan mempunyai anak dan cucu nantinya…
Tapi kapan aku akan mendapatkan seorang anak yang lucu dan imut jika ia tak ingin ku sentuh, dan aku hanya bisa menyentuh nya setiap ia tertidur ? dan tak mungkin aku memperkosa dirinya di saat ia tertidur ? DAN ITU TAK AKAN PERNAH TERJADI !
Bersabarlah kim myungsoo kau pasti akan mendapat kannya dengan cara mu sendiri dan inti nya kau sudah memilikinya sekarang
“myungsoo ” suara serak keluar dari dalam mulut nya yang selelu di hiasi bibir pink yang tipis dan sungguh aaarrgghh…… membuat ku bernafsu jika melihat nya selelu mengemut bibir bawah nya itu
“ne yeobo ?”
“aku ingin makan sup kental” ujarnya dan mengeluarkan aegyo nya
“kau sedang tidak hamil kan? kenapa pagi pagi seperti ini kau meminta sup kental ?”
“yak… perlu hamil dulu kah harus meminta hal yang aneh ?” ujar nya dan mengeluarkan pouts andalannya
Baik lah aku akan membuat kan sup kental untuk nya.
“mandilah akan ku siap kan sup kental mu” ujar ku dan menginggalkannya di kamar kami
Author Pov
Suzy memasuki kamar mandi dan melepas kan baju handuknya lalu pakaian dalam nya dan berjalan kearah kaca kamar mandi dan melihat leher nya penuh bercak merah ini hal yang sudah biasa jika suzy setiap pagi selalu melihat leher nya penuh ukiran dari kim myungsoo
“apakah ia tak bernafsu jika aku selalu tidak memakai baju”
--
Dua orang yeoja sedang duduk dan menunggu pesanan meraka yamg tak kunjung datang dari tadi. Mereka kesal dan akhirnya memanggil salah satu pelayan.
“permisi, pesanan saya belum datang dari tadi !” ujar seorang yeoja berambut pendek dengan eyeliner tebal di mata nya
“pesanan anda ? bukankah sudah di antar dan di taruh di meja sebelah sana agasshi”
“Mwo ? yak yang memesan aku bukan dia kenapa memberikan nya pada nya eohh ?” ujar seorang yeoja berambut pirang panjang lurus
“tapi ia bilang dia teman kalian ?”
“teman ?”
Mereka menghapiri yeoja berambut panjang bergelombang itu yang sedang meminum ice caramelnya itu, dan menatap kesal sosok yeoja tersebut
“agasshi, itu pesanan kami !” tegur yeoja berambut panjang itu dan berusahan membalik kan badan yeoja berambut panjang bergelombang itu dan mendorong nya agar menghadap kedua yeoja itu.
“Hay teman” ucap ramah si yeoja berrambut berambut gelombang itu
“Bae suzy” ucap mereka kompak
“Bogoshippoe suzy-yaa…” ujar wanita berambut pendek itu dan meluknya
“Yakkkk Bae suzy !!” lenkingan suara yang keluar dari yeoja berambut panjang itu menhalih kan pandangan semua pengunjung kafe dan meluk suzy dengan erat
“Krystall”lirih suzy dan mengelus punggu yeoja itu
“Kau baik-baik saja ?” Tanya yeoja berambut pendek itu dan memperhatikan setiap sudut bentuk dari suzy
“nan Gwenchana jiyeon… yak kenapa kalian seperti ini ? aku tetap suzy yang lama ?”
“kau pergi dan kecelakan dan itu membuat ku berfikir sudah tidak ada” ujar jiyeon terisak
“ulljima, kecelakan itu tidak terlalu berdampak apapun dengan ku” mereka akhir nya duduk dan masih tidak percaya dengan suzy yang masih bisa bersama meraka
“Jadi selama ini, kau berada di mana ?” Tanya krystal dan menyeruput teh hijau nya
“Aku bersama eomma dan appa di prancis… appa, menyuruh ku berdiam di Negara itu dan bersekolah disana”
Sudah 2 jam mereka berbincang dan tertawa bersama, siapa yang tidak senang jika sahabat yang di kata kan sudah meninggal tiba-tiba ia datang dengan keadaan yang baik.
“Suzy-yaa aku sangat senang kau berada disini, ingin melanjutan sekolah model mu disini atau kau mau pergi lagi ?” Tanya jiyeon dan membuka tas nya mencari suatu hal di dalam ta situ “jika kau menetap disini aku punya teman ia bersekolah di sana sebagai actor muda ini cukup terkenal di kalangan pelajar seni seperti mu” jiyeon memberi kan sebuah brosur kertas
“menetap lah disini, aku ingin kita bersama lagi aku yakin eomma ku akan sangat senang jika bertemu kau suzy-yaa” ucap krystal
“ne, aku menetap di sini selama nya” Suzy tersenyum lebar dan menunjuka eyes smilenya
Suzy pov
Menyebal kan bukan jika berada di sebuah halte dan sedang menunggu halte dan bis selalu penuh? Andaikan ada myungsoo yang lewat dengan membawa mobil putihnya itu.
Aku mencintai myungsoo tapi kenapa aku merasa pernikahan ini terlalu cepat? usia ku masih muda dan ini juga sangat sulit ku terima apa dia berfikir aku tak menyukai nya?
Perut ku lapar, lebih baik ke café dulu dan membelikan sesuatu untuk myungsoo juga, myungsoo tak suka pedas dan tak suka makan-makanan mentah, jadi aku harus membeli atau membuatkannya makanan?
End
Suzy melangkah kan kakinya dan ia membulat kan tekatnya untuk membuat kimbap untuk myungsoo, ia berjalan menyusuri pertokoan dan melihat-lihat aneka benda yang di jual pendagang kecil dan tiba-tiba matanya melirik kepada seorang namja dan yeoja yang berada di sebuah café kopi dan menghampiri mereka.
“Myungsoo” lirih suzy, yeoja itu memegang tangan myungsoo, mata suzy mulai berkaca-kaca dan taka da sepatah kata pun yang keluar dari mulut myungsoo
“Chagi, siapa dia ?” ujar yeoja itu
Suzy merasakan dada nya yang sesak ini sungguh sangat sesak, ia terus berlari dan berlari pikiran yang kosong melandanya saat ini, inilah yang ia takutkan jika menikah di usia muda.
Myungsoo pov
Aku jijik dengan kelakuan yeoja ini selalu mengikuti sejak SMA dan kuliah hingga sekarang dan akhir ini aku akan meberitahunya jika aku sudah memilik suzy yeoja ku dan akan lepas dari yeoja terkutuk ini, ia terus memegang tangan ku dan memanggil ku chagi.
“ada yang ingin aku kata kan pada mu…”
“apa itu chagi ?”
“berhenti memanggil ku dengan sebutan itu, karna….”
“Myungsoo”
Aku mengenali suara itu sangat mengenalinya, ia yang selalu membuat terbangun setiap paginya akan meminta ku untuk mengahambil handuknya jika ia lupa membawa handuk, dan ternyata benar itu dia yeoja ku matanya mengeluar kan air mata. Hal yang selalu aku jaga agar tak keluar
“Chagi, siapa dia ?” ujar yeoja itu
Ia pergi? air mata itu? Oh Tuhan apa yang harus kulakukan? air matanya keluar, aku membuat nya sakit.
“Berhenti mengikuti ku! Dia yeoja ku ! kau wanita JALANG !” Aku membentaknya agar ia tak akan pernah mendekat ku lagi, dan ku lihat ia tertegun dan menagis terisak-isak tanpa peduli aku meniggalkannya. Yang harus ku pikirkan saat ini adalah yeojaku.
Aku mebuka pintu apaterment itu dan mencarinya di kamar kami dan benar dia berada disana dengan kamar kami yang berantakan, aku mendekatinya yang sedang tertidur di kasur yang kusut dan menatap wajahnya itu. Matanya membengkak. Apa ia menagis? aku sangat bodah, jahat dan bersalah…
Ku pandangi wajah nya yang letih karna menangis dan mata yang membengkak, ku elus pipi mulusnya dan ku ciumi terus wajah nya kening, mata, hidung, pipinya dan bibir nya, maaf kan ku….
“Yeobo, ireona..” ku bisikan kata-kata itu di telinganya, ku ciumi tengkuknya dan berakhir dengan sebuat tanda di situ.
“Nnnghh” ia mengerang dan terbangun ia menjauh kan diri nya pada ku dan membetul kan bajunya yang berantakan akibat ulah ku tadi.
“sayang kemarilah” aku dekat kan diri ku padanya dan ia melempar kan bental kepada ku, dia marah pada ku ?
“Pergi kau ! aku ingin kita cerai !”
--
suzy kaget perilakuan myungsoo yang ia rasa kan tadi saat tertidur, ia sangat tau apa yang di lakukan myungsoo saat ia tertidur
“Pergi kau ! aku ingin kita cerai !”
‘Seharus nya aku tidak terima pernikahan ini! kalau tidak eomma dan appa bangkrut akibat kecelekaan itu aku bersumpah tidak akan menikah dengan nya, tapi aku mencintai nya juga’
Suzy bergegas mengeluarkan koper nya dan memasukan baju nya tampa teratur sama sekali, suzy merasakan sebuah tangan kekar melingkar di perut nya ia merasakan perut nya di elus oleh tangan itu.
“jangan pergi, aku bisa menjelaskan nya”ia berusah melepaskan lingkaran tanggan itu tapi yang ia rasakan lingkaran itu bertambah erat melingjkar diperut nya
“ku mohon”
ia tidak perduli akan perkataan itu ia terus berusah melepaskan ikatan itu dan myungsoo masih terus mencium tengkuk yeoja nya.
dan ikatan itu terlepas dengan cepat ia menjauh dari namja itu dan mendorong nya dengan kuat
“urus surat percerai kita! secepat nya” ada sebuah penekan dia akhir kalimat oleh suzy, myungsoo terdiam pikirannya sangat lah kacau, dia tidak akan bisa hidup tanpa seorang bae suzy
Suzy beranjak dari tempatnya dan ketika ingin keluar pintu tangan kekar Myungsoo itu memegang lengannya dengan paksa dan menarik tengkuk yeoja itu hingga bibirnya bisa melumat bibir mungil itu.
Ciuman yang sangat di paksa dan kasar, suzy hanya bisa meringis karna sesekali myungsoo menggigit bibir itu dan merasa ada yang amis setelah itu
“mmmmph, hiks hiks hiks appo…”
suzy menangis akibat perilaku myungsoo itu dan myungsoo kaget yoeja itu kembali menangis, ia membuat kesalahan lagi.




– TBC –

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar