Senin, 18 Mei 2015

Look At Me

Author : Ozaa
Cast :
Ø Bae Suzy
Ø Kim myung soo
Ø Jung Soo Jung
Rated : 17+
Genre : Friends

Hay Ozaa here ^^ Cast dan Cerita adalah milik Author, untuk selebih nya adalah aliran genre semoga kalian senang, Tinggal kan RCL ! Terimakasih.

FF ini terinspirasi dari Lagu look at me, dengarkan dan pahami arti lagu ini...

***
Seorang laki-laki berkursi roda sedang duduk menghadap jendela rumah sakit yang sedang terbuka sebenar nya ia tidak melihat hanya merasakan udara yang masuk melalui jendela itu, namja itu menitih kan air mata nya dia masih memandang lurus kearah ujung di pemandangan itu yang ‘gelap’.


Gelap ? Tidak disini sangat lah tenang, terang dan indah langit sore yang indah dan udara nya yang menyapa kita, bukan kah ini indah ?

‘tok tok tok’

Seorang yeoja masuk kedalam ruang itu, ia melihat ke semua penjuru ruangan itu dan menbindik salah satu namja yang sedang berada di ruangan itu dengan kursi roda

“ahh, ada orang ternyata kkk~”

Yeoja itu mendekati namja itu dan menatap namja itu keseluruhan, bukan kah dia namja yang sempurna. Dan tak ada yang salah dari nya muka nya yang tampan dan anggota badan yang lengkap, Yeoja itu masuk kedalam kamar pasien itu dan menutup kemabli pintu kamar itu.

“maaf mengganggu mu, aku bae suzy”

Yeoja itu meulurkan tangan nya untuk berjabat tangan dengan namja itu, tatapan namja itu masih di depan. Suzy berfikir mungkin namja ini tidak ingn berbicara pada orang yang tidak ia kenal.

“Maaf kan ku terlalu lancang, karna aku bosan jadi aku mencoba berkeliling dan mencari teman”

Ia duduk di kasur pasien itu dan menatap piring yang masih penuh dan obat yang masih ada disana, ia mengambil piring itu dan menyondorkan kan makan itu pada namja itu

“makan, kau harus cepat sembuh dan keluar dari sini”

Namja itu beusaha menjalan kan roda tempat duduk nya.

‘bug’

Dengan lekas, suzy meletakan kembali makan itu ke meja, Namja itu menabrak ranjang, suzy segera membantu mendorong namja itu dengan kursi roda nya dan membawa namja itu ke taman belakang rumah sakit ini, suzy memberhentikan kurrsi roda itu di bawah pohon besar yang sejuk angin sore terus membelai membelai mereka

“Bukankah disini indah, siapa nama mu?” Suzy menatap lekat namja yang masih memandang lurus

“Nama ku bae suzy, umur ku 20 tahun dan aku disini sudah sangat lama... sangat bosan 3tahun berada di rumah sakit ini” suzy menunduk sedih diri nya.

“jadi kau siapa ?”

Namja itu menarik napas nya berat dan melepas kan nya juga sangat berat ia menoleh ke arah suzy seakan dia tau suzy bearada disana.

“Aku kim myung soo”

Suzy tersenyum lepas ia senang akhir nya namja itu mengrespon nya, ia terus menetap wajah namja itu dengan baik, bukan kah namja ini tampan lekukan garis di muka nya sangat indah dan mata nya yang tajam.

“Jadi sudah berapa lama, berada disini ?”

Namja itu memandang lurus kedepan, ia sebenar nya malas menjawab semua pertayaan yeoja bawel dan seenak nya membawa nya ketempat yang ia tidak lihat.


“3 Minggu” ucap namja itu datar dan dan masih menatap lurus padangan nya.

“Cepat lah sembuh, dan jangan datang lagi kemari.... aku yakin disini membuat mu bosan dan muak akan bau obat-obtan”

Suzy terus terus tersenyum manis sangat lahh manis, semua suster mengakui ke cantikan seorang bae suzy

“Ya... terimakasih”

“Hay, jika ada orang yang berbicara mu tatap lah mata nya” suzy terus memperhatiakn wajah namja itu ia terus memandang lurus kedepan

“Bisa kau bawa aku kemar ku”

“Eohh... kamar mu dekat dari sini kau hanya perlu berjalan sebentar, dan sampai”

Myung memenjamkan mata nya dan menghirup napas dengan cepat

“Aku buta, bisa kau bawa aku ke kamar ku”

Suzy tersenyum, dan mendorong kursi roda myung soo menuju kamar nya. Suzy membuka kan pintu kamar itu dan mendorong kursi itu lagi masuk kedalam kamar.

“Myung soo-ssi sudah sampai, kalau begitu aku keluar”

Suzy melangkah kan kaki nya keluar kamar itu, hari demi hari suzy dan myung soo terus berteman dengan baik terkadang suzy menceritakan suasana yang berada di belakang rumah sakit ini dan juga suzy sering bertanya tentang kehidupan myung soo.

Myung soo seorang namja tunggal pewaris kim’art dia mengalami kecelakaan saat pulang dari kantor nya ketika orang tua nya tau myung soo kecelakaan dan buta orang tua myung soo, menitip kan myung soo di rumah sakit untuk di rawat hingga mereka menemukan pendonor mata yang pas untuk myung soo.

“Suzy-ah apa kau seorang suster ?"

“hmmm jika iya ?”

“Ahh pantas saja kau selalu berada disini”

“ahh iya”

“suzy ya, minggu besok aku akan operasi mata”

“Good, semoga kamu bisa melihat lagi myung soo”

“Ne, aku ingin saat pertama kali membuka mata aku melihat mu”

Suzy hanya tersenyum dan menitih kan air mata. Ia merasa pusing dan meremas kepala nya yang tertutupi oleh syal yang dililit kan.

“Myung soo-ssi aku harus berkerja kembali”

Myung soo mengagukan kepala nya, suzy keluar dari kamar itu dan badan nya tersukur di depan pintu, suster yang lewat segera membopong suzy ke kamar nya, semenjak kejadiian itu suzy tak pernah lagi datang kekamar myung soo hingga myung soo operasi pun suzy tak datang untuk menjenguk myung soo

Pintu kamar myung soo terbuka ia berharap setiap yang membuka itu adalah suzy, tapi bukan ternyata dokter kang yang datang untuk membuka penutup mata nya setelah operasi yang itu

“pagi tuan kim”

“pagi dokter kang”
“hari ini aku akan membuka penutup mata mu, baik lah ku harap kamu tenang"

Dokter kang perlahan membuka penutup mata myung soo dan membersih kan kelopak mata myung soo

“Myung soo, coba kau buka mata mu perlahan”

Myung soo membuka mata nya perlahan, dapat merasakan mata nya yang baru dan melihat dokter kang yang berada di depan nya dan suster yang sedang mengambil perlengkapan dokter lain nya.

“myung soo kamu bisa melihat ku?”

Dokter kang memeriksa mata myung soo lagi dan menyenter mata myung soo dan meneliti mata myung soo dengan baik

“myung kau bisa melihat ku kan?”

“ya, dokter kang”

Dokter kang tersenyum senang tanda nya perkerjaan nya selesai dengan baik dan bagus

“baik myung soo, semoga kau senang dengan mata mu”

“terima kasih, dokter kang”

Dokter kang keluar dari kamar myung, dan suster merapikan perlatan dokter itu.

Myung soo menatap suster itu, ia merindukan suzy yang menyapa dan penasaran siapa suzy yang tiap hari datang kekamar nya dan mengajak nya bermain.

Seharus nya yang pertama ia lihat adalah suzy, ia ingin melihat suzy biasa nya ia hanya mendengar suara suzy yang cerewet dan halus di telinga nya

“Suster?”

“Ya, tuan kim ?”

“Kau kenal suster suzy ?”

“Suzy?”

“ya, bae suzy”

“ohh, gadis cantik itu ? dia sangat cantik aku iri dengan wajah nya”

“kemana dia? Apa dia masih berkerja disini?”

“Gadis itu bukan lah suster, dia pasien disini..”

“pasien?”

“ya dia sudah berada di rumah sakit ini 3thn, dia mengidap kanker otak dan minggu kemaren ia meninggal dan jujur saja semua pasien di ruma sakit ini sangat berduka, suzy gadis yang ceria dan ramah, mungkin kerena dia bosan berada disini dia berteman dengan banyak orang disini, ahh aku terlalu banyak bicara permisi tuan kim”

Suster itu keluar myung soo menitih kan air mata nya, ia merindukan suzy yang datang dan membawa nya ke taman belakang , myung soo melangkah kan kaki nya ke taman belakang rumah sakit itu.

Myung soo tertunduk dan menangis sejadi jadi nya ia menatap pemandangan yang berada di belakang rumah sakit itu, ia melihat bukit yang hijau dan pohon yang bertengker di bukit itu, ia membayang kan disana ia dan suzy sering duduk dan mengahabis kan siang mereka bersama selama 1 bln ini

2 bln berikut nya

Myung soo berada di depan rumah, ini rumah suzy ia sudah tau semua nya ia sangat beruntung bisa bertemu dengan suzy tapi terkadang ia merindukan kehadiran suzy yang cerewet dan suara nya yang halus.

“Tok tok tok”

Myung soo mengetuk pintu yang berada di depan nya, pintu itu terbuka dan terlihat wanita paruh baya di balik pintu itu.

“ya, nuguseyo ?”

“Annyeong, nyonya bae”

“Ada keperluan apa tuan?”

“naeun kim myung soo”

“Myung soo?” Wanita itu menangis dan menatap mata myung soo itu lekat, myung soo dengan lekas memeluk erat wanita paruh baya itu

Mereka akhir nya masuk ke ruang tamu milik keluarga Bae itu, myung soo masih melihat keliling rumah itu sedang kan nyonya bae mengambil kan myung soo minum, myung memperhatikan beberapa photo keluarga kecil dengan nyonya dan tuan bae berserta sepasang remaja yang berada di samping kedua orang tua mereka, mata myung soo beralih pada figuran foto wanita berambut panjang dengan dress casual serta eyes smile di mata nya, myung soo tersenyum melihat figuran foto ia tau gadis itu.

“Itu suzy”

Myung soo segera duduk di sofa itu dan meminum teh yang telah di suguhi nyonya bae pada nya, nyonya bae terus memandang mata myung soo.

“Sangat Indah” Nyonya bae menatap manik mata myungsoo dengan sendu

Myungsoo tersenyum ramah dan menatap intens Nyonya bae dia sangat cantik dan itu diturunkanke suzy.

“Apa mata itu tidak bermasalah bagi ?”

“Tidak, Mata ini sangat membantu dan membuat ku semangat sama seperti suzy”

“Bagus lah”

Nyonya bae memejamkan mata nya dan menahan air mata nya ia tersenyum dan membuka kembali mata nya “aku harap suzy senang mendengar nya”

“Tapi saya belum mengetahui, knp suzy? Bisa sudah tiada”

Nyonya bae menarik napas nya pelan dan menghembuskan nya terasa ada sangat beban yang menimpa nya “Suzy, mengindap kanker 3thn lalu dan selama itu ia harus berusaha untuk hidup dan ia harus tinggal di Rumah Sakit itu, dia anak yang bersemangat sehingga dia tidak memikir kan rambut nya yang selalu rontok satiap saat”

Myungsoo menahan air mata nya ia sangat berterima kasih pada suzy, dan bukan itu saja suzy lah cinta pertama untuk nya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar