Senin, 19 Agustus 2013

Black Pearl

Author: Lee Jan Rang
Cast:
-Luhan
-Hyuna
Genre: Kekerasan, NC21, Chapter
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Author POV
‘Kringgg!’ sudah waktunya untuk pulang sekolah. Namun tidak bagi seorang siswi bernama Kim Hyun A. Gadis yang menjadi incaran seluruh laki-laki di sekolahnya.
Hyuna selalu pulang lebih telat dari yang lain, hanya untuk hobynya membaca di perpustakaan. Ya walaupun Hyuna dikenal sebagai The Wanted di sekolahnya, ia tidak seperti perempuan lain yang lebih gemar menghabiskan waktunya di mall bersama teman-temannya.
Ceklek.
Suara pintu terbuka…
‘Mwo? Ada yang belum pulang selain aku? Ah paling hanya penjaga perpustakaan.’ Piker Hyuna. Namun
BRUK!
Hyuna tidak sadarkan diri, ada seseorang yang memukulnya dari belakang dengan sebuah benda.
-skip-
“engh kepalaku sakit…YAK! MENGAPA TANGANKU DIIKAT?! DAN MENGAPA JUGA AKU HANYA MEMAKAI BRA DAN CD?”
Hyuna berteriak dalam gudang sekolah. Seorang pria dengan babyfacenya berdiri didepannya, menatap Hyuna sedukatif sambil memegang baju seragam Hyuna, orang itu adalah LUHAN. Laki-laki yang juga diincar oleh seluruh anak perempuan di sekolahnya. Ya, Luhan dan Hyuna memang jadi The Wanted, namun Hyuna tidak peduli dengan kehadiran Luhan selama ini, dan sekarang dia akan berhadapan langsung dengannya.
“Hai nona kim. Bagaimana? Merasa kedinginan tanpa bajumu? Haha ia memang sengaja seperti itu.”
“YAK! KAU! LU HAN! Lepaskan aku dan kembalikan pakaianku! Atau akan ku laporkan kau kepada kepsek!”
Hyuna mengamcam Luhan, tapi itu hanya sia-sia. Karena Luhan adalah cucu dari pemilik sekolah itu, jelas saja dia lebih di bela dibanding Hyuna.
“Kau mengancamku? Ohohoh~ aku takut sekali dengan ancamanmu! Tapi sayang, sebelum kau melaporkannya aku akan menghabisimu terlebih dahulu”
Luhan mengeluarkan gunting dari saku celananya. Hyuna sudah menutup matanya mengira bahwa dia akan dibunuh saat itu juga, namun ia salah. Luhan menggunting bra dan cd milik hyuna. Ntah merasa lega ataupun marah dengan perbuatan Luhan terhadapnya. Saat ini Hyuna sudah naked dihadapan Luhan dengan tubuh yang menggiurkan.
Luhan berjalan kebelakang Hyuna lalu mulai meremas dada Hyuna dari belakang, dan menjilati daun telinga Hyuna. Atas perlakuan Luhan terhadap dirinya, Hyuna merasa risih dan geli serta sakit. Luhan memilin nipple hyuna yang nampaknya mulai bereaksi dan mulai mengeras. Hyuna mulai terangsang dan mulai menikmati perlakuan Luhan terhadap dirinya.
Luhan melepaskan remasannya dari belakang dan berpindah kedepan. Luhan menjilati dada Hyuna serta menggigit nipple hyuna membuat hyuna mulai mendesah walau tetap ditahan.
Luhan turun sambil menjilati perut hyuna. Sampailah luhan pada V hyuna yang terlihat menggiurkan untuk dicoba. Hyuna yang sadar akan itu, langsung menutup matanya dan menahan desahannya. Karena jika dia mendesah maka Luhan makin nekad untuk memainkan tubuhnya.
Tanpa kata-kata lagi luhan langsung memasukkan tiga jarinya kedalam v hyuna lalu mengocoknya dengan tempo yang cepat. Tak lupa  juga Luhan memainkan dada hyuna seperti layaknya bayi yang ingin menyusu.
“Engghhh ahhhh”
desahan hyuna akhirnya lepas juga. Kocokan luhan semakin cepat dan cepat, tak lama setelah itu hyuna berorgasme untuk pertama kalinya. Langsung saja Luhan menyedot v hyuna yang sudah basah karena berorgasme.
Hyuna mulai terlihat menikmati, Luhan melepaskan ikatan pada hyuna. Dan menaruhnya di atas meja, lalu membuka pakaiannya sehingga ikut naked seperti Hyuna.
Luhan mengarahkan juniornya pada v hyuna, dengan perlahan tapi pasti (?) junior Luhan sudah masuk kedalam V hyuna dengan sempurna.
“Sakit? Memang, tapi lama kelamaan tidak sakit, jadi tahan saja”
Luhan meyakinkan Hyuna walau dengan nada yang kasar, namun sebenarnya perhatian. Luhan sudah mulai merasakan v hyuna dapat menerima juniornya.
Luhan mulai menggoyangkan pinggangnya dengan pelan untuk meyakinkan Hyuna bahwa sudah tidak sakit lagi.
‘Memang walau sedikit nyeri namun nikmat juga.’
kata hyuna pada batinnya.
“Uhhh hyunahhh ngghhh ahhhhh, nikmatthhh”
Luhan mendesah karena gesekan antara bendanya dengan dinding v hyuna. Hyuna juga tidak tinggal diam, dia menikmati permainan ini dan meremas dadanya sendiri juga memasang muka horny membuat Luhan semakin menjadi. Luhan mempercepat gerakan pinggangnya pada V hyuna.
“Angghhh luhannnn enggghhh akuu ahhhh”
Hyuna berorgasme lagi dan lagi, sudah sekitar 1 jam melakukan itu, tapi Luhan sama sekali belum berorgasme.
Luhan mengangkat Hyuna dan merapatkannya pada tembok. Hyuna melingkarkan kakinya pada pinggang Luhan dan memeluk Luhan agar tidak terjatuh.
Luhan menggenjot V hyuna lagi sambil memegang dan meremas pantat Hyuna. Hyuna hanya bisa mendesah pasrah keenakan dengan perlakuan Luhan kepadanya.
“ahhh ngghhh ohhh shhh aaaakkkhh fasthhherrrr ouuhhhh”
Mereka mendesah klimaks berdua. Tak lama kemudian Hyuna berorgasme disusul Luhan di dalam rahim hyuna.
Luhan menidurkan hyuna kembali ke meja, muka hyuna sudah pucat karena kelelahan. Luhan memaikaikan baju lagi kepada hyuna walau tanpa pakaian dalam, dan memasangkan jaketnya pada hyuna. Luhan memakai bajunya dan membawa Hyuna pulang ke apartemennya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar