Minggu, 14 September 2014

The First Snow

Author: Park Sung Rin
Cast:
- Kim Jongin
-Park Hyeri
Genre: Romance

***
Seoul, Desember 2009

"Maafkan aku, kurasa kita harus menghentikan semua ini." Papar lelaki itu, Kim Jongin.

"Maksudmu apa?? Jangan katakan.." Kata kata Hyeri terpotong.

"Ya.. Rumor itu benar Hyeri, aku menjadi trainee di SME." Jawab Jongin.

"Lalu?? Apa yang mereka katakan?? Mereka menyuruhmu putus dariku??" Tanya Hyeri.

Jongin mengangguk lemah

"maafkan aku, Hyeri.. Aku tak bisa memilihmu karna ini yang aku inginkan sedari dulu.." Lirih Jongin.

Hyeri menundukkan kepalanya, jari jarinya memainkan ujung mantelnya.

"Baiklah, tak apa. Aku mengerti.." Hyeri menghela nafasnya kasar.

"Jaga kesehatanmu, Jongin. Aku pasti akan merindukanmu.."

Tambah Hyeri sambil membenarkan mantel Jongin.

"Aku harus pergi.." Jongin menggenggam jemari Hyeri.

"Pergilah.. Aku masih ingin disini." Ujar Hyeri menatap Han River didepannya.

Jongin mengecup punak kepala Hyeri "saranghae.."

Bisiknya yang kemudian berjalan menjauh meninggalkan Hyeri.


Park Hyeri, gadis ini telah berjanji untuk tidak menangis karna lelaki tapi ia mengingkari janjinya sendiri, ia menangisi kekasihnya lebih tepatnya mantan kekasihnya, Kim Jongin. Hyeri menutup wajahnya dengan kedua tangannya

"harusnya kau sadar dari dahulu, Park Hyeri!" Isaknya.

Perlahan salju turun seiring dengan tangis Hyeri yang mereda

"salju pertama ditahun ini?? Salju pertama Jongin pergi.." Hyeri menatap lurus Han river didepannya.

***

Seoul, April 2013

"Kai.." Panggil Hyeri pelan sambil menatap layar tv didepannya. Hyeri mengenal lelaki itu, lelaki yang dulu pernah mengisi ruang hatinya, lelaki yang meninggalkannya demi meraih apa yang ia inginkan. "Aku tak mengenalmu yang sekarang, Jongin.. Atau mungkin bisa kupanggil Kai EXO.." Lirih Hyeri. Ia mematikan tvnya, mulai beranjak pergi dari apartemennya.

*ditempat lainnya.

"Kai, bisakah fokus sedikit saat latihan?? Kau ini kenapa??" Tanya Suho, leader EXO-K. Kai menggelengkan kepalanya

"aku tidak enak badan, hyung. Boleh aku kembali kedorm duluan??" Tanya Kai.

Suho terlihat berpikir sebelum akhirnya mengajak member lain kembali kedorm. 'Ada apa denganku?? Kenapa aku terus terusan memikirkan Hyeri?? Apakah ia baik baik saja??' Batin Kai.

"Ingat dengannya lagi??" Tegur D.O menepuk pundak Kai.

Kai mengangguk "aku merindukannya, hyung.." Lirih Kai.

D.O tersenyum "hubungi dia.." Sarannya.

"Aku lost contact dengannya sejak kejadian itu. mungkin ia sudah pindah ke Jepang sekarang, menyusul kedua orangtuanya. Aku kesepian sejak kejadian itu.." Kai menatap langit dari dalam van.

"Tak ada salahnya mencoba, kau bisa menemuinya diapartemennya." Saran D.O lagi.

'Ya, tak ada salahnya mencoba.' Batin Kai tersenyum tipis.

***

Seoul, Desember 2013

"Sudah banyak apartemen yang kudatangi, hyung. Sejak kejadian itu ia selalu berpindah pindah apartemen, dan tetangga apartemen terakhirnya tidak tahu dimana Hyeri sekarang." Jelas Kai mengacak rambutnya frustasi. "Apa mungkin dia tau kau akan mencarinya suatu saat??" Tanya D.O.

"Entahlah yang pasti aku sangat merindukannya dan ingin bertemu dengannya sekarang." Lirih Kai.

"Sabarlah, Kai. Kau harus lebih banyak berdoa." D.O menepuk pundak Kai.

Kai berdiri dan meraih mantelnya "aku ingin ke Han river untuk menenangkan diri, kau mau ikut??" Ajak Kai.

***

"Aku merindukan tempat ini, dan juga merindukannya.." Lirih Hyeri mengeratkan mantelnya. Hyeri masih sering kesini untuk mengingat Jongin atau Kai, Hyeri sangat mencintai Kai walaupun ia tau mereka tak mungkin lagi bersama.

"Kau kesini??" Tanya seseorang dibelakang Hyeri, Kai.

"Jongin?? Ahh.. Maaf, maksudku Kai.." Sapa Hyeri kikuk.

"Hyeri, aku merindukanmu.." Lirih Kai.

Hyeri tersenyum pahit tak sanggup menjawab perkataan Kai.

"Bisakah kau mengatakan Hai?? Selamat natal?? Atau sekedar menanyakan kabarku??" Tanya Kai pelan.

Hyeri meremas ujung mantelnya. "Aku menyesal atas kejadian 4 tahun lalu ditempat ini, aku bodoh Hyeri. Aku terlalu jahat, tapi sekarang aku sadar bahwa aku tak bisa hidup tanpamu." Kai mulai meneteskan air matanya.

"Hey.. Jangan menangis. Kau seorang idol dan tidak pantas seorang sepertimu menangisi aku." Hyeri menghapus air mata Kai dengan ibu jarinya.

"Maafkan aku, Hyeri." Kai menarik Hyeri kepelukannya.

"Tak apa, aku mengerti Kai. Aku tau bagaimana perasaanmu.."

Hyeri mengelus punggung Kai. "Jangan panggil aku Kai,

jika bersamamu aku Jongin." Kai melepaskan pelukannya.

Hyeri tersenyum dan memasangkan kembali masker penyamaran Kai. "Maukah kau kembali denganku??" Tanya Kai.

Hyeri menggigit bibir bawahnya, pertanyaan yang ia takutkan selama ini datang. "Aku berjanji takkan mengulangi ini lagi." Tambah Kai.

Hyeri mengangguk pelan kemudian merasakan butiran salju turun dari langit, ia tersenyum. "The first snow.. 4 tahun yang lalu kau meninggalkanku dengan salju pertama dan sekarang aku menyambutmu kembali juga dengan salju pertama.."

Ujar Hyeri. "Ayo kita jalan jalan, merasakan bagaimana salju pertama yang menyambut kita kembali."

Ajak Kai menelusupkan jarinya dijemari Hyeri. Hyeri mengangguk pelan lalu mengikuti arah kaki Kai melangkah.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar